Senin, 06 Oktober 2014

Membuat Mahar Sendiri

Membuat mahar sendiri??
Kenapa enggak? ide membuat mahar sendiri datang setelah saya tau bahwa jasa membuat mahar relatif mahal di kampung saya...Jasa lipat uang mahar plus bingkainya saja sudah Rp.600.000,itu juga belum termasuk uang yang mau dijadikan mahar. Fuihhhh...
So.....dari pada minta buatin orang lain,kenapa ga coba buat sendiri aja dulu?
Awalnya sich ga yakin hasilnya bakal memuaskan,tapi ternyata lumayan juga lah,walaupun hasilnya ga sebagus hasil buatan profesional... alhasil saat pernikahan saya pada pertengahan 2011 lalu,mahar pernikahannya adalah hasil karya saya sendiri ... :)
Setelah 'lumayan' sukses membuat mahar untuk pernikahan sendiri,alhamdulillah dapat order'n dari adik ipar untuk membuat mahar....
ini hasilnya :

Beberapa tips membuat mahar sendiri :
  1. Cari referensi bentuk mahar yang ingin di buat (di mbah google banyak)
  2. Membeli frame khusus mahar
  3. Jangan menggunakan lem untuk merekatkan uang kertas,karena akan merusak uang.gunakanlah Double Tape untuk uang kertas dan Lem hanya untuk uang logam.


Omelet Mie

Pertama liat postingan omelet mie tu di facebook...,trus cari dech tu resepnya di mbah google...
pass pertama coba,rasanya enak juga ...,lumayan lah buat cemilan nonton Tv ;)
selain murah meriah dan ga ribet ..,bikinnya juga cepat. paling cuma butuh waktu 10 menitan lah...





Berikut resepnya :
Bahan :
  • 1 Bungkus Mie Goreng instan (di rebus)
  • 2 Butir Telur (di kocok)
  • 2 siung Bawang merah (Iris tipis)
  • 1 Sosis rasa Sapi atau ayam (Potong kecil-kecil)
Cara membuat :
  1. Campurkan mie rebus dengan kocokan telur, tambah bumbu mie, aduk rata.
  2. Tumis bawang merah hingga berwarna kekuningan,masukkan ke kocokan telur mie.
  3. Masukkan sosis yang telah di potong-potong
  4. Panaskan minyak di wajan dengan api yang sedang, masukkan kocokan telur mie, ratakan.
  5. Goreng matang hingga satu sisi, lalu dibalikkan ke sisi lainnya, goreng hingga matang.
  6. Angkat dan sajikan bersama saus sambal.mudah kan?? Selamat mencoba ..... :) 

Kamis, 10 Juli 2014

Bingka Kentang Kukus


Bingka Adalah salah satu jajanan yang mudah di temui saat bulan ramadan seperti sekarang. khususnya di daerah tempat saya tinggal,yaitu Batu Kajang (Kalimantan Timur).
Bingka sebenarnya punya beberapa jenis seperti Bingka Kentang,Bingka Intalu (Telur) dan Bingka Tape Ketan.
Dan kemarin saya membuat Bingka Kentang Kukus Pandan....
Berikut Resepnya :
 

Bahan :
  • 2 Sdm kentang yang telah dikukus lalu dihaluskan, 
  • 1 gelas gula (Kurangi Jika tidak Suka manis)
  • 1 butir telur
  • 1 sdm tepung terigu, 
  • 1 gelas santan
  • 1 sdt vanili
  • 1 Lembar daun Pandan
  • Pasta Pandan

Cara Membuat :
  1. Panaskan Panci berisi air untuk mengukus bingka
  2. Rebus Santan Bersama daun Pandan hingga Mendidih (Tujuannya agar bingka tidak mudah basi)
  3. Kocok telur dengan menggunakan garpu
  4. Campurkan Vanili & gula,Kocok hingga Gula Larut. 
  5. Masukkan santan & sedikit Pasta Pandan, Aduk rata. 
  6. Masukkan kocokan telur & Santan Ke dalam adonan  tepung terigu dan kentang,aduk rata
  7. Siapkan cetakan bingka,lapisi cetakan dengan plastik agar tidak lengket.masukkan adonan. (Saring adonan sebelum di masukkan ke dalam cetakan untuk mendapatkan hasil kue yang lembut)
  8. Kukus hingga Matang

Selasa, 08 Juli 2014

Wadai Berandam


Marhaban ya Ramadhan....
Alhamdulillah,hari ini sudah hari ke sepuluh ramadan tahun ini.
Hari ini rencananya saya mau membuat kue untuk buka puasa....,karena selama beberapa hari puasa tidak pernah membuat sendiri,maunya yang praktis melulu alias beli.. hehe :)
Kue ini biasanya banyak ditemui kalau bulan ramadan saja.namanya Wadai berandam (Wadai dalam bahasa banjar artinya Kue.jadi wadai berandam berarti kue yang direndam dengan air gula)
Resepnya saya dapatkan dari blog  http://dapurummumusasyi.blogspot.com
Terima kasih ya mbak resepnya..
Tapi,saya modif sedikit.. kalo resep asli di panggang dan pakai cetakan bunga besar,resep saya di kukus dan pakai cetakan kecil2..

Bahan :
  • 2 Butir Telur Ayam
  • 2 Sdm Munjung Tepung terigu
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt Vanili bubuk
Bahan Perendam :
  • 100 gr Gula Pasir
  • 300 Ml Air
  • 1 Lembar daun Pandan (Potong2)
  • Pewarna Makanan (Kuning)
Cara Membuat Kue :
  1. Panaskan Panci berisi air untuk mengukus.
  2. Kocok telur,garam,dan Vanili bubuk hingga mengembang.
  3. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit,aduk hingga rata
  4. Siapkan cetakan,dan olesi dengan minyak.
  5. Tuang adonan ke dalam cetakan.
  6. Kukus Sebentar saja,tes menggunakan tusuk gigi untuk mengetahui kematangan kue
  7. Angkat dan dinginkan

Cara membuat Bahan Perendam / Sirup :
  1. Rebus semua bahan hingga mendidih dan gula larut
  2. Masukkan sedikit pewarna kuning
  3. Tata kue di atas piring,dan siram dengan sirup gula.biarkan hingga airnya meresep ke dalam kue.
  4. Kue Berandam siap di sajikan,


Tips Menyimpan Makanan di dalam Kulkas

          Ketahui terlebih dahulu tips menyimpan makanan di dalam kulkas sehingga tetap layak digunakan dan semua bahan terjaga kualitasnya.Menyimpan makanan di kulkas tidak boleh sembarangan. Jika salah menyimpan alhasil makanan akan mengontaminasi bahan lainnya, atau justru rusak.

  • Tips 1: Pastikan agar suhu freezer berkisar pada 5 derajat celcius. Pada suhu ini bahan makanan yang disimpan akan lebih awet karena mencegah penyebaran bakteri. Menyimpan daging di suhu ini akan membuatnya lebih awet dan usia pakainya lebih panjang. 
  • Tips 2: Bersihkan freezer secara rutin untuk menghindari aroma busuk dan bakteri jahat. Gunakan baking soda untuk membersihkan bagian yang bernoda. 
  • Tips 3: Rak di bawah freezer adalah rak terdingin kedua setelah freezer, sehingga bahan makanan yang cocok disimpan di rak ini adalah susu, ikan, dan bahan lain yang membutuhkan suhu dingin agar tidak mudah basi. 
  • Tips 4: Rak di bagian pintu adalah bagian kulkas yang paling hangat. Setiap dibuka, bagian tersebut akan menyentuh udara yang lebih hangat. Barang yang bisa disimpan di sini adalah: bumbu kering, minuman, telur, permen. 
  • Tips 5: Sayur dan buah-buahan memiliki kelembaban yang berbeda-beda. Lebih baik pisahkan antara sayuran dan buah-buahan, sehingga tidak mempengaruhi tingkat kematangan masing-masing. Umumnya, buah mengeluarkan asam yang membuat sayur akan lebih matang. Jadi, agar sayur tidak lekas busuk, pisahkan sayur dari buah-buahan. Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan kulkas setiap harinya. Cuci bersih bahan yang hendak dipakai sebelum disimpan di kulkas. Serta simpan di dalam tupperware bahan-bahan makanan yang mengeluarkan aroma tajam.

Selasa, 08 Oktober 2013

Cerpen Motivasi ~ Bisa Mati Kapan Saja



Seorang pria mendatangi Sang Guru, "Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apa pun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati saja.


"Sang Guru tersenyum, "Oh, kamu sakit." "Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati."

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, Sang Guru meneruskan, "Kamu sakit. Dan penyakitmu itu dinamakan Alergi Hidup."

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa, dan menderita.

"Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku," kata Sang Guru. "Tidak Guru, tidak! Saya sudah betul-betul bosan. Saya tidak ingin hidup," pria itu menolak tawaran sang guru.

"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?" "Ya, memang saya sudah bosan hidup." "Baiklah, kalau begitu maumu. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok petang. Besok malam kau akan mati dengan tenang."

Giliran pria itu jadi bingung. Setiap guru yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat hidup. Yang satu ini aneh. Ia malah menawarkan racun. Tetapi karena ia memang sudah betul-betul jemu, ia menerimanya dengan senang hati. Sesampai di rumah, ia langsung menenggak setengah botol "obat" dari Sang Guru. Dan... ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.. . Begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir.

Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu. " Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya dan ia tergerak untuk melakukan jalan pagi. Pulang ke rumah setengah jam kemudian, ia melihat istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istri pun merasa aneh sekali. Selama ini, mungkin aku salah, "Maafkan aku, sayang."

Di kantor, ia menyapa setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Boss kita kok aneh ya?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap perbedaan pendapat. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang ke rumah petang itu, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu." Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, "Pa, maafkan kami semua. Selama ini Papa selalu stress karena perilaku kami."

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Seketika hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum? Ia mendatangi Sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, Sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, "Buang saja botol itu. Isinya air biasa kok. Kau sudah sembuh! Jika kau hidup dalam kekinian, jika kau hidup dengan kesadaran bahwa engkau bisa mati kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Hilangkan egomu, keangkuhanmu. Jadilah lembut, selembut air, dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah jalan menuju ketenangan. Itulah kunci kebahagiaan. "

Pria itu mengucapkan terima kasih, lalu pulang untuk mengulangi pengalaman sehari terakhirnya. Ia terus mengalir. Kini ia selalu hidup dengan kesadaran bahwa ia bisa mati kapan saja. Itulah sebabnya, ia selalu tenang, selalu bahagia!

Tunggu. Kita semua SUDAH TAHU bahwa kita BISA MATI KAPAN SAJA. Tapi masalahnya: apakah kita SELALU SADAR bahwa kita BISA MATI KAPAN SAJA? Nah!

Sabtu, 05 Oktober 2013

Resep Singkong Goreng Merekah

















Bahan:
*        singkong/ubi kayu, kupas, cuci bersih, potong-potong
*        bawang putih, parut
*        ketumbar, haluskan
*        garam
*        air hangat
*        minyak goreng

Cara Mengolah:
1.      Goreng singkong dalam minyak panas yang banyak hingga setengah matang.
2.     Angkat, panas2 masukkan singkong dalam air hangat yang telah di beri garam, bawang putih parut, dan ketumbar halus.
3.     Diamkan selama 20 menit. Angkat tiriskan.
4.     Panaskan minyak goreng, goreng kembali singkong hingga kuning kecokelatan dan merekah.